Melek Maritim Akan Sulit Bila Bergantung pada Pemerintah

Meraih kesadaran publik untuk melek maritim akan sangat sulit apabila hanya dibangun secara struktural pemerintahan. Diperlu kan elemen lain di luar pemerintahan untuk mewujudkannya.

“Jangan sampai maritim hanya menjadi isu dan kegalauan sebagian orang, melainkan harus mampu menjadi permasalahan bersama seluruh elemen bangsa Indonesia,” ujar Sekjen Asosiasi Pemuda Maritim Indonesia (APMI), Ahlan Zulfakhri, kepada JMOL, beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan, kebangkitan kemaritiman memang sedikit terlihat, dengan dibentuknya Menko Maritim.

“Pembentukan Menko Maritim membawa angin segar, jika kita bicara tatanan struktural negara yang sudah ada upaya baik untuk memprioritaskan laut sebagai sebuah fondasi pembangunan bangsa. Namun, pembangunan kemaritiman tidak serta merta hanya menjadi tangung jawab Kemenko Maritim, terang Ahlan.

Kemenko Maritim merupakan kementerian koordinator yang baru. Ahlan menilai, ditilik dari permasalahan anggaran kebijakan serta rencana ke depan, Kemenko Maritim belum memiliki kapasitas cukup untuk memajukan Indonesia dalam bidang maritim.

“Indonesia yang sangat luas serta mempunyai permasalahan yang sangat kompleks, pesimis rasanya jika Kemenko Maritim hanya bekerja sendiri,” tegasnya.

Ahlan memaparkan, sejak Deklarasi Djuanda, membutuhkan waktu 46 tahun hingga terbentuk kementerian yang fokus pada kemaritiman Indonesia, yakni era Presiden Abdurrahman Wahid. Dari masa itu menuju era Presiden Jokowi, membutuhkan waktu 15 tahun, sampai akhirnya lahir Menko Maritim.

“Dari sejumlah data tentang perjalanan struktural bangsa Indonesia, ada jangka waktu cukup lama mewujudkan kebijakan maritim di tingkat pemerintahan. Jadi, wajar saja jika selama ini pembangunan di darat lebih diprioritaskan,” ucap Ahlan.

Ia menandaskan, diperlukan sebuah rencana besar Kemenko Maritim yang mengintegrasikan berbagai elemen kebijakan struktural. Pemerintah harus mengajak masyarakat untuk turut serta mambangun kemaritiman.

“Maritim bukan hanya persalahan Kemenko Maritim dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Permasalahan laut bukan hanya mencangkup ikan, terumbu karang, pesisir, dan perkapalan. Maritim menjadi bagaian pembangunan yang tidak terpisahkan dari tata-ruang di Indonesia, kesejahteraan masyarakat, industri, bahkan sampai pendidikan. Mewujudkan Bangsa Maritim yang tangguh memang bukan hal mudah. Namun, bukan pekerjaan sulit jika seluruh elemen bangsa Indonesia menyambut dicanangkannya visi maritim untuk kebangkitan Indonesia,” pungkasnya.

Sumber http://jurnalmaritim.com/2014/11/sekjen-apmi-melek-maritim-akan-sulit-bila-bergantung-pada-pemerintah/

Penanaman Mangrove

Acara penanaman mangrove ini rutin tiap tahun di laksanakan yaiti yang bertempat di desa binaan HIMASPAL di dusun Mbadong desa Sidogema kec Sayung, Demak, Jawa Tengah. Pada tanggal 2 november 2014 departemen pengabdian masyarakat Himpunan Mahasiswa teknik perkapalan HIMASPAL FT UNDIP menyelenggarakan penanaman mangrove yang ke-V (lima) tahunnya semenjak membina desa tersebut. Dalam acara tersebut […]

Dies Natalis ke 12 S1 Teknik Perkapalan

Pada tanggal 9 November 2014  Jurusan S1  Teknik Perkapalan mengadakan serangkaian acara internal untuk merayakan Dies Natalis jurusan yang ke 12 Tahun. Acara ini dimeriahkan oleh seluruh angkatan aktif dan warga Himaspal yang ada di Jurusan S1 Teknik Perkapalan. Acara dimulai dengan Jogging santai pada pukul 7 pagi Setelah itu acara dilanjutkan dengan lomba Cerdas […]

Dari Sepak Bola POR Teknik, Sampai Hovercraft Mechday UI

Selamat kepada Tim Sepak Bola S1 Teknik Perkapalan yang mendapatkan podium nomer 1 pada event POR Teknik tahun 2014. Gelar yang ditunggu tunggu oleh Masyarakat S1 Teknik Perkapalan ini akhirnya diwujudkan oleh Tendangan keras Veryanto (2012) ke gawang kiper S1 Teknik Sipil pada Selasa 14 Oktober 2014. Sorak sorai kegembiraan pun begitu meriah di bangku […]

Lomba Karya Tulis Ilmiah, Maritim Festival 2014

Himpunan Mahasiswa Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro dengan bangga mempersembahkan salah satu rangkaian seru event Maritim Festival 2014 …   “Peran Sains dan Teknologi Dalam Upaya Peningkatan Kualitas Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia” Mari ikut berperan dalam pembangunan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia !!! #PinisiUndip2014 #Marifest2014

POR Teknik Dimulai !!

POR (Pekan Olahraga) Teknik telah dimulai. Acara tahunan yang ditunggu tunggu seluruh jurusan fakultas teknik tersebut diawali dengan Opening Ceremony dan lomba marathon 5Km. Seperti biasa, pada POR kali ini terdiri dari 7 rangkaian kompetisi yaitu Basket, Futsal, Sepak Bola, Voli, Badminton, Tenis Meja, dan Marathon 5Km. Tiap – tiap jurusan fakultas teknik masing masing […]

Kunjungan Desa Binaan

Departemen pengabdian masyarakat HIMASPAL 2014 melaksanakan program kerja yang ke dua setelah social on the road. Tanggal 13 september 2014 departemen pengabdian masyarakat berkunjung ke desa binaan HIMASPAL yang bertempat di desa mbadong kec sayung demak bertujuan untuk silaturahmi setelah liburan semester. Bukan hanya departemen pengabdian masyarakat saja yang berkunjung namun delegasi dari tiap-tiap departemen […]